spot_img
spot_img

PERMAHI Gorontalo Minta Kejaksaan Tinggi Gorontalo Untuk Segera Audit Proyek Pembangunan RS Dunda Limboto

TOBAGOES.COM, Gorontalo – Dewan Pimpinan Cabang Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia Gorontalo yang tergabung beberapa Fakultas Hukum dari Berbagai Universitas di Provinsi Gorontalo Meminta Kejaksaan Agar Turun Melakulan Pemeriksaan Terhadap Pengerjaan Yang telah putus Kontrak.

Hal itu disampaikan oleh Didit Lapa selaku Wakil Ketua DPC PERMAHI agar penegak hukum segera turun tangan mengingat proyek tersebut senilai 28 Milyar.

“Pembangunan dengan anggaran yang lumayan besar perlu diseriusi oleh Aparat Penegak Hukum, Gedung Rawat Inap senilai 28 Milyar yang mana kontraktor pelaksana adalah PT. DARMO SIPON perlu dipanggil oleh kejaksaan untuk dimintai keterangan tentang proyek yang putus kontrak,”Kata didit.

Ia pun menambahkan bahwasannya patut dicurigai pembangunan yang tidak memenuhi target ada potensi korupsi didalamnya.

“Kami mendapatkan informasi target pembangunan tidak mencapai 17%, Jangan sampai ada indikasi korupsi apalagi sudah putus kontrak, maka langkah konkritnya adalah segera panggil pihak terkait,” Tambahnya.

“Dalam waktu yang dekat kami akan menyurati Kejaksaan sebagai bentuk aduan secara administratif dengan tembusan Kejaksaan Agung agar kasus ini segera dikawal sampai tuntas,” Pungkasnya. (*)

Latest news

Related news

- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini